The Best Of Li Yuchun

The Hong Kong Film Awards Association has announced the nominations for the 29th Hong Kong Film Awards. Several dozen Mainland, Hong Kong and Taiwan stars starred BODYGUARDS AND ASSASSINS (SUP YUET WAI SING) received 19 nominations and became the focus. It also broke the past most nomination records made by Infernal Affairs with 16 nominations.
Among BODYGUARDS AND ASSSASSINS’ 19 nominations, it received two Best Supporting Actor, two Best Supporting Actress and two Best New Performer nominations. Executive producer and producer Chan Ho Sun was pleased and expressed his feeling with a line from the film. He said, “I am very happy, this can be considered as ‘for the fortune of winning an award, we have to experience the pain of nomination. This pain is mutual destruction!’”
Li Yuchun received Best New Performer and Best Supporting Actress nominations. Her BODYGUARDS AND ASSASSINS theme song POWDER (FEN MO) was also nominated for Best Original Film Song. It can rarely be seen in Hong Kong Film Awards history that a newcoming actress can receive two nominations. The only exception is Tony Leung Ka Fai, who were nominated with and finally won the two awards. The producer of BODYGUARDS AND ASSASSINS Peter Chan also wished that Li Yuchun could make this record again.


The 29th Hong Kong Film Awards Nomination List


The Hong Kong Film Awards will be held on April 18, 2010 Best Film
1. Bodyguards And Assassins (十月圍城)
2. Red Cliff II (赤壁 決戰天下)
3. Overhead (竊聽風雲)
4. Shinjuku Incident (新宿事件)
5. KJ Music and Life (音樂人生)
Best Director
1. Teddy Chan – Bodyguards And Assassins (十月圍城)
2. Ann Hui – The Way We Are (天水圍的日與夜)
3. John Woo – Red Cliff II (赤壁 決戰天下)
4. Derek Lee – Shinjuku Incident (新宿事件)
5. Alan Mak & Felix Chong – Overhead (竊聽風雲)
Best Actor
1. Wang Xuequ – Bodyguards And Assassins (十月圍城)
2. Simon Yam – The Way We Are (天水圍的日與夜)
3. Aaron Kwok – Murderer (殺人犯)
4. Simon Yam – Echoes Of The Rainbow (歲月神偷)
5. Sean Lau – Overhead (竊聽風雲)
Best Actress
1. Zhang Jingchu – The Way We Are (天水圍的日與夜)
2. Kara Hui – At The End of Daybreak (心魔)
3. Vicki Zhao – Mulan (花木蘭)
4. ShuQi – Looking For A Star (游龍戲鳳)
5. Sandra Ng – Echoes Of The Rainbow (歲月神偷)
Best Supporting Actor
1. Leung Ka Fai – Bodyguards And Assassins (十月圍城)
2. Nicholas Tse – Bodyguards And Assassins (十月圍城)
3. Chang Chen – Red Cliff II (赤壁 決戰天下)
4. Feng Tsui Fan – Accident (意外)
5. Alex Fong – Overhead (竊聽風雲)
Best Supporting Actress
1. Li Yuchun – Bodyguards And Assassins (十月圍城)
2. Fan Bingbing – Bodyguards And Assassins (十月圍城)
3. Vicki Zhao – Red Cliff II (赤壁 決戰天下)
4. Denise Ho – Look For A Star (游龍戲鳳)
5. Michelle Ye – Accident (意外)
Best New Performer
1. Li Yuchun – Bodyguards And Assassins (十月圍城)
2. Wang Po Chieh – Bodyguards And Assassins (十月圍城)
3. Zhu Xuan – Prince of Tears (淚王子)
4. Aarif Lee – Echoes Of The Rainbow (歲月神偷)
5. Chung Shiuto – Echoes Of The Rainbow (歲月神偷)
Best Cinematography
1. Arthur Wong – Bodyguards And Assassins (十月圍城)
2. Anthony Pun – Empire of Silver (白銀帝國)
3. Lu Yue & Zhang Li – Red Cliff II (赤壁 決戰天下)
4. Chin Tingchang – Prince of Tears (淚王子)
5. Nobuyasu Kita – Shinjuku Incident (新宿事件)
Best Film Editing
1. Derek Hui & Wong Hoi – Bodyguards And Assassins (十月圍城)
2. David Wu, Angie Lam & Yang Hong Yu – Red Cliff II (赤壁 決戰天下)
3. Cheung King Wai – KJ Music and Life (音樂人生)
4. David Richardson – Accident (意外)
5. Kong Chileung & Chan Chiwai – Overheard (竊聽風雲)
Best Art Direction
1. Ken Mak – Bodyguards And Assassins (十月圍城)
2. Yee Chung Man (Production Design), Chang Chiping, Christina Yao (Art Directors) – Empire Of Silver (白銀帝國)
3. Tim Yip – Red Cliff II (赤壁 決戰天下)
4. Yee Chung Man & Lau Man Hung – The Storm Warriors (風雲II)
5. Yonfan & Andrew Wong – Prince of Tears (淚王子)
Best Costume & Make Up Design
1. Dora Ng Li Lo (Bodyguards And Assassins)
2. Yee Chung Man, Jessie Dai, Popeye Tam, Man Yung Ling – (Empire Of Silver)
3. Tim Yip – (Red Cliff II)
4. Yee Chung Man & Dora Ng (The Storm Warriors)
5. Yonfan & Eason Fung (Prince of Tears)
Best Action Choreography
1. Stephen Tung & Lee Tat Chiu (Bodyguards And Assassins)
2. Corey Yuen (Red Cliff II)
3. Ma Yu Sing (The Storm Warriors)
4. Chin Ka Lok (Shinjuku Incident)
5. Ku Huen Chiu (14 Blades)
Best Original Film Score
1. Chan Kwong Wing & Peter Kam Pui Tat (Bodyguards And Assassins)
2. Taro Iwashiro (Red Cliff)
3. Yu Yat Yiu (Prince Of Tears)
4. Lo Tayu (Vengeance)
5. Keiichi Tomita (Dance, Subaru!)
Best Original Film Song
1. 粉末 Powder (Bodyguards And Assassins)
作曲Composer:陳光榮Chan Kwong Wing
填詞Lyric:岑偉宗Chris Shum Wai Chung
主唱Sung by:李宇春Li Yuchun
2. 大江東去 River Of No Return (Red Cliff II)
作曲Composer:岩代太郎Taro Iwashiro
填詞Lyric:李焯雄Francis Lee
主唱Sung by:阿蘭alan
3. 木蘭情 Mulan Love (Mulan)
作曲Composer:李偲菘Li Shih Song
填詞Lyric:易家揚Yee Kar Yeung
主唱Sung by:孫燕姿 Stefanie Sun
4. 麥兜响噹噹 Mcdull, Kungfu Ding Ding Dong (Mcdull, Kungfu Ding Ding Dong)
作曲Composer:The Pancakes
填詞Lyric:謝立文Brian Tse、The Pancakes
主唱Sung by:The Pancakes
5. 歲月輕狂 Echoes Of The Rainbow
(歲月神偷Echoes Of The Rainbow)
作曲Composer:盧冠廷Lowell Lo
填詞Lyric:羅啟銳Alex Law Kai Yui
主唱Sung by:李治廷Aarif Lee
Best Sound Design
1. Kinson Tsang & George Lee (Bodyguards And Assassins)
2. Steve Burgess & Wu Jiang (Red Cliff II)
3. Cheung King Wai & Hidemi Gojo (KJ Music and Life)
4. Ken Wong, Phyllis Cheng & Lam Siu Yu (The Storm Warriors)
5. Ken Wong & Phyllis Cheng (14 Blades – 錦衣衛)
Best Visual Effects
1. Ng Yuen Fai, Chas Chau, Joe Tam& Yung Kwok Yin (Bodyguards And Assassins)
2.Teddy Mak, Ken Law & Mary Ng Sze Sze (Written By – 再生號))
3. Craig Hayes (Red Cliff II)
4. Ng Yuen Fai, Chas Chau & Tam Kai Kwan (The Storm Warriors)
5. Cecil Cheng & Don Ma (Kungfu Cyborg : Metallic Attraction – 機器俠))
Best New Director
1. Philip Yung – Glamorous Youth (明媚時光)
2. Cheung King Wai – KJ Music and Life
3. Roy Chow – Murderer
Best Asian Film
1. City Of Life And Death – 南京!南京!
2. The Founding Of A Republic – 建國大業
3. The Message – 風聲
4. Ponyo On The Cliff By The Sea – 崖上的波兒
5. Departures – 禮儀師之奏鳴曲

Panorama Laut Dan Kepopularitasan Ecosistem Yang Ada

Banyak orang menyebut negaranya sebagai negara perairan, orang Indonesia punya banyak sebutan unik untuk Tanah Airnya. Mulai dari Daratan dan lautan bersatu membentuk negara besar di garis katulistiwa. Namun sayang, nampaknya  kita sebagai bangsa sekarang hanya sibuk berbenah diri di darat. Jalan tol terus dibangun,  berbagai jenis kendaraan menghujani jalan-jalan Protokol di Ibukota dan jalan jalan besar yang ada.

Bagaimana dengan kelautan kita? Laut nampaknya masih diabaikan. Padahal, sejarah telah mencatat, kita pernah punya kerajaan besar seperti Sriwijaya, yang begitu perkasa di laut. Di beberapa daerah, masyarakatpun masih punya tradisi turun temurun melaut, bersahabat dengan ombak.
Jika daratan punya ikon mobil, laut juga punya ikon kendaraan: perahu atau kapal.Aku merasa beruntung menyaksikan pantai sekaligus melihat perahu atau kapal, baik yang sedang berlabuh ataupun berlayar. Bagiku, ini juga menjadi semacam renungan bahwa kapal dan perahu punya arti penting bagi Indonesia. Inilah beberapa di antaranya yang berhasil diabadikan.
Pinisi Berlabuh di Pelabuhan Labuan Bajo, Manggarai, Flores
 Saat Berlabuh di Pelabuhan Labuan Bajo, Manggarai, Flores

 Pantai begitu indah bila dipandang dari kejauhan,namun tidak pernah ada pemerhati tehadap bahari indonesia.Kurangnya kepedulian membuat para nelayan lesuh dan bimbang mengenai kelautan kita,sedangkan para pelaut mengharapkan kepedulian tersebut apalagi orang orang hidupnya tinggal di pedalaman dan hidupnya dari nelayan atau mencari ikan untuk ditukarkan dengan kebutuhan pokok sehari hari.


Kapal Berlabuh Saat Senja di Losari, Makassar
Kapal Berlabuh Saat Senja di Losari, Makassar
Duduk di Bawah Naungan Layar Pinisi, Labuan Bajo, Flores
Inilah Nasib Para Nelayan Labuan Bajo, Flores
Tenang Mendayung Menuju Salah Satu Pantai Flores
 Tenang Mendayung Menuju Salah Satu Pantai Flores

Bapak satu ini yang sedang mendayung sampan ke tengah laut untuk menangkap ikan untuk makan sehari hari,dari hasil tangkapannya sebagian dimakan dan sebagian pula dijual atau ditukarkan dengan beras dan lain lain sebagainya.

Seorang Sahabat Berpose di Pinisi, Labuan Bajo, Flores
Seorang  Berpose di Atas Phinisi, Labuan Bajo, Flores
Deretan Kapal Kecil Berlabuh di Teluk Mandar, Balikpapan
Deretan Kapal Kecil Berlabuh di Teluk Mandar, Balikpapan
Speed Boat Siap Membawa Penumpang, Nusa Dua, Bali
Speed Boat Siap Membawa Penumpang, Nusa Dua, Bali
Aktivitas di Atas Phinisi, Labuan Bajo, Flores
Aktivitas di Atas Phinisi, Labuan Bajo, Flores
Perahu Mengangkut Wisatawan di Perairan Lombok
Perahu  Wisatawan di Perairan Lombok
Menurunkan Muatan dari Perahu, Flores Barat
Menurunkan Muatan dari Perahu, Flores Barat
Kapal Berlayar Menjelang Senja, Losari, Makassar
Kapal Berlayar Menjelang Senja, Losari, Makassar

KISAH SEORANG BIDADARI DAN SIGEMBALA SAPI

 Mereka dengan tentram hidup dan damai sampai sang bidadari dijemput para ratu ratu dari kayangan.

Menurut legenda, pada malam hari ketujuh di bulan ketujuh dalam kalender Tiongkok, Si pengembala sapi Niu Lang dan Bidadari Kayangan akan bertemu di galaksi Bima Sakti melewati jembatan yang dibentuk oleh burung-burung walet. Mereka hanya sekali setahun bertemu. Kisah ini telah lama beredar diberbagai kalangan masyarakat Tiongkok.
Bidadari adalah putri bungsu Raja Kayangan, dia terampil menenun berbagai pola yang indah dan pandai mewarnai. Bila Anda melihat langit terang benderang dan terdapat tujuh warna pelangi, itu pasti berasal dari tangan-tangan terampil Bidadari tersebut.
Niu Lang adalah seorang pengembala sapi yang dilahirkan dalam sebuah keluarga miskin di selatan Tiongkok. Orangtuanya meninggal saat ia masih muda, dan tumbuh dewasa dengan berbagai kesulitan. Dia tinggal sendirian dan memelihara sapi untuk mencari nafkah. Dia jujur, baik dan rajin, tapi karena miskin, ia belum menemukan seorang perempuan yang mau diajak menikah.
Suatu hari, ketika mengembala sapi di padang rumput, Niu Lang melihat sembilan bidadari kayangan turun ke tepi sungai. Sambil bersembunyi di balik pohon dia mengawasi para bidadari tersebut. Para bidadari melepaskan pakaian warna-warni mereka, meletakkanya di tepi sungai, dan mulai bermain di air. Niu Lang terpana pada kecantikan mereka, terutama pada bidadari yang paling muda, matanya melihat tanpa berkedip.
Seekor sapi yang ia pelihara selama bertahun-tahun, tiba-tiba berbicara dengannya dan berkata, “Dia adalah Bidadari Kayangan. Jika Anda menyembunyikan pakaiannya, dia tidak dapat kembali, ia tetap disini dan akan menikah dengan Anda. ” Mendengar itu Niu Lang bergegas mengambil dan menyembunyikan pakaian Bidadari tersebut.
Beberapa saat kemudian, ketika para bidadari selesai mandi dan bersiap pergi, Bidadari paling muda tertinggal di belakang. Dia mencari pakaiannya tapi tidak berhasil menemukanya, dia bingung dan akhirnya tidak dapat kembali ke kayangan. Waktu untuk kembali ke kayangan telah berlalu, Niu Lang kemudian muncul dari balik pohon dan dia menyerahkan pakaian milik bidadari tersebut.
Niu Lang mengajak bidadari menikah dengannya. Walaupun tidak senang karena telah 
meyembunyikan pakaian, ia melihat bahwa Niu Lang seorang pria yang baik, jadi dia setuju untuk menikah dengannya.
Niu Lang dan Bidadari menjalani hidup bahagia. Mereka saling mencintai dan 
menghormati, dan mereka berdua bekerja keras. Bidadari berbaik hati dengan 
mengubah rumah sederhana Niu Lang menjadi rumah yang indah dan penuh dengan kehangatan
Dua tahun cepat berlalu, Bidadari telah melahirkan dua anak, laki-laki dan perempuan.
Waktu dua tahun di bumi, di khayangan hanyalah sebentar. Begitu para bidadari lainya kembali ke kayangan, Raja Kayangan menemukan putri bungsunya telah hilang. Dia melihat putrinya telah menikah dengan seorang manusia di bumi. Dia marah, dan meminta Ratu Kayangan memimpin tentara kayangan membawa putri bungsunya kembali.
Di bumi, langit tiba-tiba menjadi gelap dan angin mulai menderu. Sesaat kemudian, tentara kayangan muncul dan mengambil Bidadari.
Walaupun sudah mengira hari ini akan datang, Niu Lang tetap terkejut, dan ia menjadi putus asa. Menempatkan masing-masing anaknya dalam keranjang dan membawa kedua keranjang dengan tongkat panjang, Niu Lang berlari setelah tahu ada pasukan yang mengambil istrinya, Dia mencoba untuk meraih istrinya. Para tentara harus membawa Bidadari naik ke kayangan, Niu Lang menemukan dirinya naik dengan mereka. Dia hendak maju tapi jarak antara dia dan istrinya telah dibatasi.
Setelah kejadian itu, Ratu Kayangan melemparkan jepit rambut emas ke arah 
Niu Lang. Jepit itu dengan cepat tiba-tiba berubah menjadi sebuah sungai, memisahkan Niu Lang dan istrinya. Sungai ini kemudian disebut sebagai Bima Sakti.
Niu Lang dan istrinya saling memandang dengan bergelimang air mata, mereka ingin sekali tetap bersatu. Tergerak oleh cinta mereka yang tulus, burung-burung walet membentuk sebuah jembatan di atas sungai kayangan.
Ratu Kayangan  melihat Bidadari dan Niu Lang saling mencintai. Ia membiarkan mereka untuk bertemu setahun sekali, di malam ketika mereka dipisahkan yaitu pada hari ketujuh di bulan ketujuh.
Saat malam, pada hari ketujuh di bulan ketujuh, Anda akan menemukan sangat 
banyak burung-burung walet, karena mereka naik untuk membentuk jembatan kayangan. Jika angin tenang, Anda mendengarkan dengan cermat, mungkin suara niu lang yang sedang bernyanyi,karena ingin bertemu dengan bidadari kekasih hatinya.

Goa dan Danau Unik bawah tanah

Jauh di bawah permukaan bumi, dimana sinar matahari sulit untuk menembus, adalah dunia yang sedikit bercahaya, permata dan gua-gua dan gunung batu kapur, tanah yang yang menunjukkan kekayaan alam. Dalam dunia yang gelap ini terletak suatu perhiasan mahakarya; danau berair tenang di dalam gua yang tidak mengenal batas dan mengukir sungai dan anak sungai yang selalu berevolusi. 

1. Cheddar Gorge adalah danau bawah tanah terbesar di Britania dan ditemukan di dalam Goa Cheddar, yaitu sebuah goa tertua di Inggris yang juga pernah ditemukan kerangka manusia pada tahun 1903, yang dikenal sebagai Man Cheddar, kerangka-kerangka itu diperkirakan sudah berusia 9.000 tahun.
 

2. Hamilton Pool Preserve, di Austin, Texas, dibentuk secara alamiah ketika langit-langit goa bawah tanah ini runtuh sehingga membentuk sebuah kolam alami yang sangat menakjubkan. Sekarang sering dikunjungi oleh para turis dan pecinta alam.

3. Hamilton Pool dilihat dari sudut lain. Ketika turun hujan deras, air terjun akan mengalir setinggi 45 kaki dari tepi gua. Suasana itu pasti sangat spektakuler ketika Anda berada disana.
 

4. Stalagtit menghiasi atap Luray Caverns, Virginia, dan terlihat pada air yang tenang sehingga dapat memantulkan refleksi yang sempurna.

5. Legenda mengatakan bahwa manusia goa pertama telah menghuni Goa Wookery di Somerset, Inggris.
 

6. Danau bawah tanah di Goa Mellisani, dekat Kefalonia, ditemukan saat langit-langit goa runtuh setelah terjadi gempa bumi pada tahun 1953.

7. Goa Lechuguilla, di Taman Nasional Caverns Carlsbad, New Mexico adalah goa terpanjang kelima di dunia dengan panjang 120 mil (193 km) dan kedalaman 489 meter (1.604 kaki) sehingga menjadi yang terdalam di benua Amerika.
 

8. Berada di dekat danau bawah tanah Macan Che di Yucatán Peninsula adalah salah satu tempat dari sekian banyak tempat yang dianggap sebagai hadiah dari para dewa oleh bangsa Maya, dan dianggap keramat.
 

9. Aliran batu kapur yang termakan usia menuju ke danau bawah tanah ini, terletak di Meksiko menyerupai sebuah air terjun yang kemudian berubah menjadi batu.
 

10. Berapa lama waktu yang diperlukan untuk sebuah air terjun kecil ini di Banff, Kanada, untuk membuat danau bawah tanah ini?

Legenda Mahkluk Aneh

Legenda Mahkluk Aneh 

1. Loch Ness


Loch Ness legenda yang berasal dari scotlandia. Dilaporkan bahwa lochness adalah hewan dari jaman dinosaurus yang berhasil bertahan dari ledakan meteor dan masih hidup hingga kini.

Ditemukan di scotland tahun 1930, Lochness diperkirakan memiliki panjang tubuh 45 kaki dengan kulit kasar dan warna coklat gelap. Beberapa orang percaya kalau lochness adalah plesiosaurus, walaupun sampai sekarang belum ada bukti yang memadai tentang adanya lochness atau tidak.

2. Yeti


Yeti yang disebut sebagai Manusia Salju Liar telah menjadi legenda di daerah Himalaya. Dari dahulu sampai sekarang banyak cerita orang yang hilang di daerah pegunungan Himalaya, dipercaya mereka telah diculik oleh Yeti.

Foto diatas diambil tahun 1925, N. A. Tombazzi melaporkan telah melihat hewan besar mirip manusia 300 yard dari Sikkim.Walaupun banyak yang telah melapor melihat yeti, tidak ada bukti yang menunjukan dia ada. Daerah tempat terlihatnya yeti sangat curam dan landai sehingga sulit diadakan investigasi.

3. BigFoot


Bigfoot dilaporkan telah ditemukan didaerah Kanada dan Amerika Utara sejak abad 19-an. Dari jejak kakinya diperkirakan beratnya mencapai 400 kg.Bigfoot dikenal juga dengan nama Sasquatch, itu adalah nama hewan legenda yang beredar di Amerika Utara.

Bigfoot kadang diciri2kan sangat besar, dengan bulu2 menutupi seluruh tubuh, dan orang percaya makhluk ini dapat ditemukan diseluruh dunia dengan nama2 yang berbeda, seperti Yeti di Tibet dan Nepal, Yeren di China dan Yowie di Australia.

4. Dracula


Dracula adalah vampir yang suka menggoda dan menghisap darah gadis muda yang menarik. Count Dracula lahir di abad ke 15-an di Rumania. Kastil Dracula terletak di Bucharest utara di pegunungan Carpathian.

5. Scylla


Scylla menurut legenda Yunani, adalah seekor makhluk yang memiliki 6 kepala dan 12 kaki. Scylla dipercaya bahwa tadinya dia adalah seorang penyihir air yang kemudian dirubah menjadi monster oleh Circe. Setelah diubah menjadi monster, dia menghabiskan hidupnya untuk membalas dendam kepada pelaut yang lewat di laut.

6. Unicorn


Unicorn adalah seekor kuda putih yang memiliki tanduk dikepalanya. Unicorn sangat maskulin tetapi juga sangat feminim. Unicorn juga menjadi simbol kesucian dan hubungan spiritual. Unicorn memiliki tubuh yang besar, lebih besar dari ukuran kuda biasa.

Unicorn biasanya digambarkan sebagai kuda dengan tanduk yang panjang dikepalanya, tetapi aslinya mempunyai jenggot seperti kambing, ekor singa, dan kuku yang membelah. Unicorn adalah satu-satunya makhluk legenda yang tidak menakuti manusia, dan biasanya digambarkan sebagai makhluk yang halus.

Diceritakan sangat tidak mungkin untuk menangkap unicorn. Tanduknya dikatakan dapat menetralkan racun. Unicorn pertama kali diketahui ketika masa peradaban lembah Indus (3300-1700SM).

7. Troll


Troll berasal dari legenda scandinavia yang menyebutkan bahwa troll adalah roh yang hidup dalam goa didalam pegunungan. Saat malam tiba mereka akan keluar untuk menculik wanita dan anak2. Ada dua macam troll, Giant yang berukuran raksasa dan dwarf yang berukuran kecil.

8. Satyr


Satyr aslinya terlihat sebagai teman kambing-kambing dewa di masyarakat kuno Yunani. Gambaran pertama satyrs adalah laki-laki normal, walaupun sering terlihat dengan kemaluan yang sedang ereksi.

Lalu digabungkan dengan mitologi Roma dimana mulai digambarkan sebagai setengah manusia (bagian atas) dan setengah kambing (bagian bawah). Satyr digambarkan sebagai makhluk yang nakal, merusak dan berbahaya, pemalu dan pengecut.

Pada masa lampau sering mereka digambarkan mempunyai tanduk dikepala, dan yang muda terlihat mempunyai banyak masalah.

9. Minotaur


Pada mitologi Yunani, Minotaur mempunyai badan bagian atas banteng dan badan bagian bawah manusia. Dikatakan Minotaur hidup ditengah-tengah labirin dengan jalanan besar yang rumit seperti konstruksi bangunan Raja Minos dari Crete.

Di desain oleh Daedalus dan diketahui berada di situs Knossos. Minotaur terlihat singkat pada adegan Satyricon oleh Petronius. Dan dibunuh oleh Theseus.

10. Cyclops


Cyclops adalah anggota dari ras manusia purba raksasa, yang mempunyai satu mata ditengah-tengah dahinya. Cyclops digambarkan sebagai Homer dan Hesiod.

Berdasarkan pada Hesiod, Cyclops yang bernama Brontes, Steropes, dan Arges adalah anak-anak dari Uranus (langit) dan Gaia (bumi), sedangkan berdasarkan pada Homer kata Cyclops menuju pada anak laki-laki Poseidon dan Thoosa yang bernama Polyphemus yang adalah Cyclops.

11. Mermaid


Mermaid (atau Merman untuk laki-laki) telah dibicarakan sejak 5000 SM. Bahkan Christopher Columbus mengatakan pernah melihatnya dalam perjalanannya. Dalam cerita dongeng Inggris mereka dianggap sebagai peringatan akan kutukan atau bencana.

12. Gorgon


Gorgon adalah wanita jahat dengan gigi taring dan ular hidup sebagai pengganti rambutnya. Legenda mengatakan jika orang melihat muka Gorgon maka akan berubah menjadi batu.

Kemungkinan Gorgon yang paling terkenal adalah Medusa yang merupakan satu-satunya wanita yang paling besar diantara 3 bersaudara (yang lain adalah Stheno dan Euryale).

Karena Medusa besar sekali, Perseus hanya bisa membunuhnya dengan memotong kepalanya selagi ia melihat bayangannya sendiri di perisai Perseus. Gambaran Gorgon digunakan Yunani untuk menggambarkan kejahatan.

13. Banshee


Banshee berasal dari mitologi Irlandia dan biasanya dikenal sebagai roh wanita. Mereka dianggap sebagai malaikat kematian dan diyakini berasal dari dunia lain. Mereka biasanya dikenal sebagai bagian dari penyembahan berhala agama Celtic kuno dimana mereka adalah bawahan Tuhan. Roh, atau nenek moyang.

Di Inggris mereka dikenal sebagai peri. Berdasarkan legenda, banshee akan berkeluyuran diluar rumah sambil meraung-raung jika seseorang didalam rumah itu akan meninggal.

Sekitar milyar dolar AS bantuan dialihkan ke kas Taliban

Sekitar milyar dolar AS bantuan dialihkan ke kas Taliban

In fact, the auditors say, graft has gotten so bad that the US government estimates that only about 10 percent of the aid budget actually reaches the people in Afghanistan who need it Bahkan, auditor mengatakan, korupsi telah mendapatkan begitu buruk sehingga perkiraan pemerintah AS yang hanya sekitar 10 persen dari anggaran bantuan benar-benar mencapai orang-orang di Afghanistan yang membutuhkan

By Lodha Hyd Dengan Lodha Hyd
About one billion dollars worth of US aid has wound up in the hands of the Taliban and other insurgency groups, war analysts and government auditors say. Sekitar satu miliar dolar bantuan AS telah luka di tangan kelompok perlawanan Taliban dan lainnya, analis perang dan auditor pemerintah mengatakan.
Orang miskin Afghanistan
In fact, the auditors say, graft has gotten so bad that the US government estimates that only about 10 percent of the aid budget actually reaches the people in Afghanistan who need it. Bahkan, auditor mengatakan, korupsi telah mendapatkan begitu buruk sehingga perkiraan pemerintah AS yang hanya sekitar 10 persen dari anggaran bantuan benar-benar mencapai orang-orang di Afghanistan yang membutuhkannya.
Sub-contractors have reportedly diverted the funds from programs meant to stabilize Afghanistan. Sub-kontraktor telah dilaporkan dialihkan dana dari program dimaksudkan untuk menstabilkan Afghanistan.
In fact, the auditors say, graft has gotten so bad that the US government estimates that only about 10 percent of the aid budget actually reaches the people in Afghanistan who need it. Bahkan, auditor mengatakan, korupsi telah mendapatkan begitu buruk sehingga perkiraan pemerintah AS yang hanya sekitar 10 persen dari anggaran bantuan benar-benar mencapai orang-orang di Afghanistan yang membutuhkannya.
"Right now corruption is more important than the politics. I have been there (Afghanistan) seven times in the last year and the estimates I have been told are that 20 to 40 percent of the aid funding goes to corruption," Fox News quoted Michael Thibault, co-chairman of Congress' independent and bipartisan Wartime Commission on Contracting, as saying. "Sekarang korupsi lebih penting daripada politik. Saya telah di sana (Afghanistan) tujuh kali dalam tahun lalu dan perkiraan saya telah diberitahu adalah bahwa 20 hingga 40 persen dari dana bantuan pergi ke korupsi," kata Fox News Michael Thibault, wakil ketua independen dan bipartisan Kongres 'perang Komisi Penandatangan, mengatakan.
"The problem is the Afghan culture and the subcontracting practices of the companies that do business there," he added. "Masalahnya adalah budaya Afghanistan dan praktek subkontraktor dari perusahaan yang melakukan bisnis di sana," tambahnya.
Investigations by the US Senate and the inspector general of the US Agency for International Development (USAID) have focused on how guard services that surround US bases have been compromised by the Taliban. Investigasi oleh Senat AS dan inspektur jenderal dari US Agency for International Development (USAID) telah berfokus pada jasa penjaga bagaimana yang mengelilingi pangkalan AS telah diganggu oleh Taliban. This has jeopardized the safety of American troops. Hal ini telah membahayakan keselamatan pasukan Amerika.
One company -- DAI of Bethesda, Maryland -- involved in rehabilitation, was forced to pay five million dollars in protection money to Taliban-connected groups. Salah satu perusahaan - DAI Bethesda, Maryland - terlibat dalam rehabilitasi, terpaksa membayar lima juta dolar uang perlindungan kepada kelompok-kelompok Taliban-tersambung.
But those familiar with the country say the scale of the corruption is far wider. Tapi mereka yang akrab dengan negara mengatakan skala korupsi ini jauh lebih luas.
"Virtually every transaction in Afghanistan involves some degree of payoff," says Christine Fair of Georgetown University's Center for Peace and Security Studies. "Hampir setiap transaksi di Afghanistan melibatkan beberapa tingkat hasil," kata Christine wajar Universitas Georgetown Pusat Studi Perdamaian dan Keamanan.
She added: "Everyone is getting a piece of the money. If you want to get a clinic built, you have to make sure everyone in the village is paid off." Dia menambahkan: "Setiap orang mendapatkan bagian dari uang tersebut Jika Anda ingin mendapatkan sebuah klinik yang dibangun, Anda harus memastikan semua orang di desa dibayar lunas.."
"We should be surprised not that convoys are attacked, but by how few get attacked," Fair said. "Kita seharusnya tidak terkejut bahwa konvoi diserang, tetapi dengan betapa sedikit mendapatkan diserang," kata Adil.
That is the same assessment that Richard Holbrooke, the special envoy for Afghanistan and Pakistan, gave to President Obama more than a year ago, according to Bob Woodward's book, Obama's Wars. Itulah penilaian yang sama bahwa Richard Holbrooke, utusan khusus untuk Afghanistan dan Pakistan, memberikan kepada Presiden Obama lebih dari setahun yang lalu, menurut buku Bob Woodward, Wars Obama.
"All the contractors for development projects pay the Taliban for protection and use of the roads, so American and coalition dollars help finance the Taliban," Woodward wrote. "Semua kontraktor untuk proyek-proyek pembangunan membayar Taliban untuk perlindungan dan penggunaan jalan, sehingga dolar Amerika dan koalisi membantu membiayai Taliban," tulis Woodward.
Fair explained that the practice has become so deeply ingrained in the economic life of the country that it is often a crucial element in events that appear not to be related to corruption. Fair menjelaskan bahwa praktek telah menjadi begitu tertanam dalam kehidupan ekonomi dari negara yang sering kali merupakan unsur penting dalam peristiwa yang tampaknya tidak berkaitan dengan korupsi.
Told of Fair's analysis, Thibault said, "I agree with her." Dikatakan analisis Fair, Thibault berkata, "Aku setuju dengan dia."
Thibauld noted, subcontractors usually build in somewhere between 20 and 40 percent markup for payoffs. Thibauld mencatat, subkontraktor biasanya membangun di suatu tempat antara 20 dan 40 persen markup untuk hadiah. And that money never shows up on the books of the major contractors. Dan uang yang tidak pernah muncul di buku-buku dari kontraktor utama.
"The current military philosophy of 'clear, hold, build and transfer,'" means there is little reason to change the system now," Fair said. "Filosofi militer saat ini 'jelas, tahan, bangun serah,'" berarti ada alasan untuk mengubah sistem sekarang, "kata Adil.

ABADILAH SAHABATKU

Sahabatku...

Akhir Desember 1994 ketika itu aku telah menyelesaikan study di sebuah Universitas Negeri yang ada bagian Indonesia Timur yang tepatnya di Universitas Cendrawasih,pada saat itu juga saya berniat untuk merantau yang kebetulan waktu itu saya ada saudara sepupu berada di Jambi,bekerja di sebuah Perusahaan Industri Kayu Lapis (Triplek).Berawal dari situlah aku ingin ikut dia,belajar hidup jauh dari orang tua,memang kehidupan kelurgaku bukan dari orang yang berada,melainkan keluarga yang hidup dengan keuangan pas pasan.

Banyak cerita yang sudah kita lewati bersama, masa dimana kita merajut mimpi dan menggapai asa kita. Dan ketika sang waktu memisahkan kita, maka kenanganlah yang selalu hidup dalam benak kita.Aku pergi meninggalkan kampung halaman bukan karena aku tidak betah.Aku pergi hanya karena sesuap nasi.Meskipun kehidupanku bersama kedua orang tua dan kakakku masih boleh dibilang lumayan.Itu memang adalah sebuah panggilan hidup demi mencari nafkah meskipun di pulau seberang sana.Kutinggalkan sahabatku pergi merantau,namun aku tak pernah melupakan mereka meskipun sudah puluhan tahun lamanya.

Pada saat itu dengan penuh kesedihan keluargaku kutinggalkan meski banyak orang yang melarang keberangkatanku,namun kucoba meyakinkan mereka bahwa nanti kalau aku sudah setahun aku akan pulang apabila sudah dapat pekerjaan.Akhirnya janji itu saya tidak tepati,di tahun 1998 baru saya pulang.Empat lamanya baru terkabul niat untuk pulang,keluargaku begitu antusias memikirkan nasib dan keadaanku selama di rantau orang.Tapi selama kurun waktu empat tahun itu aku sering kirim surat mengabarkan keadaanku sebab saat itu telepon genggam belum begitu populer.

Kita berpisah bukan untuk tak berkata atau kita berpisah bukan untuk tak bersua tapi kita berpisah hanya karena jarak yang membentang di antara kita, jalinan tali persaudaraan dan persahabatan kita akan tetap  selalu mengikat dan menghubungkan kita.Kepulanganku di tahun 1998 itu mengadung banyak polimik,sahabat sahabat yang kutinggalkan juga sudah pada merantau,ada yang ke Kalimantan,Irian dan bahkan ada juga yang masih berada dikampung halaman,hanya saja mereka tinggal di Kabupaten lain.Tak satupun sahabat saya yang bisa saya temui,empat tahun berikutnya Allah memberikan saya rezeki dan pulang,merekapun tak kutemui,namun saya bergumam dalam hati suatu saat akan bertemu juga.Keadaan keluargaku (ibu,bapak dan kakak perempuanku) masih dalam keadaan sehat wal'afiat,Alhamdulillah kami masih beserta keluarga masih diberikan umur panjang dan kesehatan namun sahabatku tidak ada satupun yang kudapatkan,menurut cerita orang tuanya mereka sudah berkeluarga dan memilih tinggal di kampung halam istrinya.Hatiku tetap ceria walaupun tidak bertemu dengan mereka.

Sahabatku..
Ketika seseorang berkata bahwa dunia ini tak indah tanpa adanya dirimu, maka dia berkata benar... Dan ketika seseorang berkata bahwa dunia ini sepi tanpa adanya dirimu maka dia juga berkata benar... Karena ketika seseorang tidak mengenal dan memilikimu maka dia sebenarnya telah menghilangkan keindahan dunia dan melewatkan begitu berharganya kehidupan ini dari-nya.

Sahabat...
Ketika seorang pujangga berkata bahwa cinta adalah kelemahan alam yang ditimpakan kepada kita oleh manusia pertama, maka aku akan berkata bahwa sahabat adalah kekuatan alam yang diwariskan kepada kita oleh manusia pertama untuk menangkal lemahnya cinta, karena dirimu adalah wujud dari cinta dan kasih sayang..

Sahabat...
Cerita kita tidak berakhir hanya karena adanya sebuah tulisan ini tapi kisah kita akan berlanjut, menggema dan bersuara nyaring seperti kicauan burung di pagi hari sampai dimana masa ini sudah tidak lagi menaungi kita.

Sahabat..
Sang maha cinta telah mengirimkanmu sebagai sahabatku, dengan demikian dirimu menjadi teman tarikan nafas dalam lautan perasaan, menjadi sandaran dalam air mata langit kesedihan dan menjadi bagian terlengkap dalam senyuman dari kebahagiaan dunia jiwaku.

FLASH GORDON

Flash, Dale, & Dr. Zarkov kick Ming the Merciless's A$$ and SAVE the planet ..

GO FLASH GO !!!!


FLASH ... Ahhh hahhhhhh ..

He'll Save Everyone Of Us ..





Flash Gordon is a 1980 science fiction film, based on the eponymous comic strip character Flash Gordon, created by Alex Raymond. The film was directed by Mike Hodges and produced and presented by Dino De Laurentiis. It stars Sam J. Jones, Melody Anderson, Chaim Topol, Max von Sydow, Timothy Dalton, Brian Blessed and Ornella Muti. The screenplay was written by Lorenzo Semple, Jr., and adapted by Michael Allin. It intentionally uses a camp style similar to the 1960s TV series Batman (for which Semple had written many episodes) in an attempt to appeal to fans of the original comics and serial films. The film is notable for its soundtrack composed, performed and produced by the rock band Queen (although orchestral sections were by Howard Blake).




The story opens with the voice of Emperor Ming the Merciless (Max von Sydow) indicating he will destroy Earth with a variety of seemingly natural disasters.
Sometime later on Earth, New York Jets football star “Flash” Gordon (Sam J. Jones) boards a small plane when the “hot hail” begins. Onboard, he meets travel journalist Dale Arden (Melody Anderson) who is also flying back to New York City. Mid-flight, the disasters become progressively worse and the pilots disappear from the cockpit. Flash takes control of the plane, and manages to crash lands in a greenhouse owned by Dr. Hans Zarkov (Chaim Topol). According to Dr. Zarkov's research, the disasters are being caused by an unknown physical source in space which is sending the moon out of orbit and toward the Earth. Zarkov had been secretly working on a rocket ship for several years to test his theory, and now intends to go to the coordinates for the source of the attacks. He accidentally launches the rocket during a fight with Flash and all three fly off into space, even sailing into the black hole where they finally land on the planet Mongo. There, they are taken prisoner outside a grand city.
Flash, Dale and Zarkov are brought before Ming the Merciless. Ming hypnotizes Dale and orders her to be removed and prepared for his pleasure, but Flash openly defies Ming and picks a fight with his men, adapting his athletic skills from American football. Ming orders Zarkov into Klytus’ custody for reconditioning and orders Flash's execution. Following Flash's disposal, Princess Aura (Ornella Muti) and Ming’s Chief Surgeon, one of her numerous lovers, open Flash’s casket and resurrect him. Zarkov is delivered to Klytus, who straps him to a table and uses a machine to empty his mind. Once complete, they begin to reprogram him. Aura and Flash quickly retreat to Arboria, kingdom of Prince Barin (Timothy Dalton), the main lover of Aura.
En route to Arboria, Aura teaches Flash to use a telepathic communicator so that he can contact Dale and let her know he is still alive. Aura takes advantage as Flash tries to concentrate on talking to Dale, Aura tries to kiss and seduce him, but Flash is able to hide what is happening from Dale. Relieved, Dale informs Flash that she is locked in Ming's bedchamber. She is served a hypnotic drink that keeps her in a relaxed and loving state towards Ming. She tricks the lady who brings the drinks to her into drinking them and the woman soon becomes relaxed and Dale changes clothing with her and escapes. Dale fights with guards and manages to get away. She runs into a reconditioned Zarkov (who managed to resist Klytus’ reprogramming) and informs him that Gordon is alive. The two subsequently escape, but they are quickly captured by Prince Vultan (Brian Blessed)’s Hawkmen and taken to his kingdom, Sky City.
Aura and Flash arrive at the forest moon Arboria. Aura asks Prince Barin to keep Flash safe. Barin, who is in love with Aura (but does not trust her), agrees not to kill Flash. Barin then places Flash in a cage and deliberately allows him to escape into a sacred Temple, where Barin recaptures him and insists that Flash participate in a deadly ritual as a consequence of his trespassing. The two men take turns sticking their hands into a hollow stump with a poisonous creature inside. When Barin compels Flash to take an extra turn, Flash pretends to be stung by the creature and begs for a quick death. As Barin prepares to strike, Flash grabs his weapon and escapes into the forest. Barin follows, but they are both captured by Prince Vultan’s Hawkmen.




Klytus (Peter Wyngarde) informs Ming of Flash's resurrection and requests Ming's authority to pursue the investigation which Ming agrees to. Aura returns alone to Mingo City only to be taken prisoner and violently interrogated by Klytus and General Kala. They eventually get a full confession and Ming orders Aura to be banished to the ice world Frigia after his wedding.
Flash and Barin are captured by the Hawkmen and taken to Sky City, where Flash and Dale are briefly reunited. Flash is forced to fight Barin to the death, but when Flash spares Barin's life, Barin finally realizes that Flash can be trusted and that they must join forces against Ming. Klytus arrives to arrest Barin and Zarkov for treason and recapture Dale, but Flash and Barin double-team Klytus and kill him. In a panic, Vultan orders all the Hawkmen to evacuate, leaving Barin, Flash, Dale and Zarkov behind. Ming’s ship arrives shortly afterwards and he orders Barin, Zarkov and Dale to be taken aboard his ship. Ming finds himself impressed with Flash, and offers him lordship over a subjugated Earth in exchange for Flash's life which Flash refuses. Ming returns to his ship and gives the order to destroy Vultan’s kingdom with Flash still on it. But once again, Flash cheats death by Ming by finding a rocket cycle in the city and escaping before Sky City is destroyed.
Flash contacts Vultan, whose people have found refuge on Arboria, and plot an attack on Mingo City. General Kala (Mariangela Melato) learns of Flash's solo attack on the city and orders weapons to open fire at him. Kala dispatches the war rocket Ajax to bring back Flash's body; but the Hawkmen army intercepts and, after a huge battle, Flash and the Hawkmen seize control of the rocket. In Mingo City, Princess Aura overpowers her guard and makes her way to the execution chamber, freeing Barin and Zarkov. Kala orders the city's weapons to fire upon Ajax (with Flash at the helm and Hawkmen in tow), as Ming and Dale’s wedding starts.
Barin manages to destroy the lightning field and Ajax plummets into the city; the ship's bow impales Ming as all others flee to safety. The impact throws Flash around in the rocket, dazed but uninjured. Ming falls off the rocket nose as Flash offers him life in exchange for the Earth's safety. Ming attempts to use his power ring on Flash but his power falters and nothing happens. He then aims the ring at himself and is seemingly vaporized by its remaining power. Ming's robot servant declares that Flash has saved the Earth and a huge victory celebration ensues. Barin is announced as the rightful heir to Ming's vacant throne. The newly-appointed King Barin shows his gratitude to Flash, appoints Vultan as the new Genral of the Armies, and decrees that all the kingdoms of Mongo shall live together in peace. Flash and Dale embrace, their future (and Zarkov's) left open for either a return to Earth or continuing adventures on Mongo.
The last scene focuses on Ming’s empty power ring, as an unidentified individual picks it up. “The End?” fade onto the screen, followed by an echo of Ming’s evil laughter...



Trail of the Orient Express


Taking an ancient car ferry over the Tisza River
We’re heading into Transylvania today. The skies should be leaden, with lightning strobing in the wet gloom and thunder grumbling like a distant artillery barrage. Instead we’re travelling in bright sunshine and a soft summer breeze. No Hollywood cliches here.
We know today is going to be a slow day — the four lane highway finished just outside Szeged, and according to the map, the next time we’ll see one is somewhere near Bucharest — but we are a little surprised when the Garmin directs us down a string of back roads to an ancient car ferry over the Tisza River. We are even more surprised to have to wait 20 minutes to board the thing, even though it is pulled up on our side of the river. Seems the ferry departs every half hour — even though the river is only a couple of hundred yards wide and takes about 10 minutes to cross.
On the Trail of the Orient Express   Day 5 image
The road the other side is a challenge. It is tarmac, but its foundations are so poor it has collapsed into a series of humps and hollows that would challenge the suspension on a Baja racer. We have both Hyundais darting and weaving all over the road as we try to keep the wheels on the high ground, and the oil pans away from the hungry road surface. We struggle to average much more than 40 mph on the run to join Route 68, the road that will take us east into Romania, and Transylvania — its most famous region.
On the Trail of the Orient Express   Day 5 image
Romania is probably best known to most Americans for its Olympic gymnasts, while Transylvania has become a pop culture icon through countless retellings of Irish writer Bram Stoker’s classic 1897 novel, Dracula, in which the Count himself travels on the Orient Express. The real Romania is somewhat more complicated than that.
On the Trail of the Orient Express   Day 5 image
It’s been almost 20 years since the Romanians deposed Nicolae Ceausescu, but the brutal Communist dictator’s legacy is still all too visible. Romania today has ATMs and gas stations and shiny new car dealerships. But it also has tumbledown villages with dirt streets, hordes of battered old Dacia 1300s (basically badly-built 1970s Renault 12s), and a landscape dotted with ugly, rusting Soviet-era infrastructure.
On the Trail of the Orient Express   Day 5 image
Just outside the town of Arad, a beggar pushes a wheelchair into the middle of moving traffic at a rail crossing near a decaying power station, pulling up the pant legs of the poor unfortunate in the chair to show his amputated limbs. Rich and prosperous Europe suddenly seems a million miles away…
On the Trail of the Orient Express   Day 5 image
Leaving out the time spent on photography, crossing the border, gassing cars, and lunch, it has taken us about eight hours to cover less than 250 miles today. The E68, one of the main roads into the country from the west, is virtually a two lane highway all the way. If you’re not stuck behind a semi, you’re cruising at 30 mph through one of the countless towns and villages along the way, and you have to crawl over every rail crossing or leave your front suspension behind. You might think it’s best to simply chill, and go with the flow. But the Romanians have other ideas.
On the Trail of the Orient Express   Day 5 image
On the Trail of the Orient Express   Day 5 image
With traffic banked up behind a truck, impatient drivers simply pull out and pass long lines of cars, relying on someone letting them back onto the right side of the road before they eat an oncoming semi. It mostly seems to work, though we saw a couple of close shaves, most notably a guy in a white BMW who decided to ignore the double lines and pass on a blind crest just as a truck appeared coming the other way. When it doesn’t work, it gets messy. We saw three wrecks — one car upside down by the side of the road, another teetering crazily down an embankment, and a third facing the wrong way with its front end pushed in.
On the Trail of the Orient Express   Day 5 image
We quickly learned to take a leaf out of the locals’ book — well, a little part of it, anyway. Being the nice guys meant we kept getting shuffled back in the line behind the trucks, so when we were certain the road ahead was clear, we made good use of the Tau V-8′s 375 hp, overtaking small groups of cars en masse so we could position ourselves to pass the lumbering semi at the head of the line. I felt sorry for those Romanians driving the Communist-era Dacias which simply don’t have the power to pass a modern truck; they had no alternative but to sit there sniffing diesel fumes. Forever.
On the Trail of the Orient Express   Day 5 image
We’re overnighting in Sibiu, one of the major towns in Transylvania. Tomorrow, we’re taking the long way to Bucharest, via the Transfagarasan Road, a Ceausescu folly through the brooding Fagaras Mountains that may just be one of the best driver’s roads in Europe. And along the way we plan to check out at the one-time hangout of the real Dracula. Yes, he existed, and yes, he was a bloodthirsty character. But not in the way you’re thinking.
-Photos by Brian Vance
ORIENT EXPRESS SERIES: Day 1: Paris to StrasbourgDay 2: Strasbourg to MunichDay 3: Munich to Vienna –; Day 4: Vienna to Szeged, Hungary
On the Trail of the Orient Express   Day 5 image
On the Trail of the Orient Express   Day 5 image