PERADABAN NEGARA-NEGARA DI DUNIA BESERTA UNSUR KEKAYAAN ALAMNYA
10 negara terkaya ini dihitung berdasarkan GDP per kapita, maka dari itu jepang (negara yang cukup mapan) tidak masuk ke top 10 ini. info tambahan, GDP itu adalah nilai dari barang yang diproduksi suatu negara.
10. Swiss $39,800
Negara penghasil keju ini dianggap sebagain negara yang paling netral di antara semua negara di dunia. Pada saat Perang Dunia ke 2, orang2 dari negara eropa lain mendepositkan uang mereka di bank Swiss, karena mereka percaya bahwa uang mereka akan lebih aman di Swiss ketimbang di bank negara mereka sendiri. Berikut ini beberapa perusahaan Swiss yang terkenal; Nestle, Logitech, Rolex, dan Credit Suisse.
9. Equatorial Guinea $ 44,100
Republik Equatorial Guinea merupakan negara yang terletak di pusat Afrika. Jarang sekali orang pernah mendengar negara ini. Negara ini mulai kaya waktu ditemukannya tambang minyak pada tahun 1996. Di negara ini korupsi juga ga bisa diberantas, udh meraja lela pokoknya. Perbedaan antara kaum kaya dan miskin di negara ini paling tinggi dibanding negara2 lain.
8. Ireland $ 45,600
Negara di benua eropa ini sering dikenal ssebagai satu dari beberapa negara dengan sistem ekonomi yang modern di dunia. Ireland merupakan negara penghasil software terbesar di dunie. Negara ini juga telah mendapat gellar sebagai negara gengan kualitas hidup tersukses di dunia.
7. United States $ 46,000
Faktor utama pendukung kekayaan negara ini adalah besar wilayahnya. populasinya lebih dari 300 juta dan total area nya 9.83 juta km persegi. Negara ini juga merupakan tempat tinggal banyak milyuner ternama di dunia.
6. Singapore $ 48,900
Negara ini merupakan negara yang sangat kecil tapi menjadi pelabuhan internasional tersibuk di dunia. Negara ini juga merupakan satu dari Four Asian Tiger (empat macan asia).
5. Arab $ 55,200
Negara ini ga usah ditanya lagi, minyak sama gas nya udh ga keitung lagi. Negara ini juga baru aja menyelesaikan proyek pembuatan gedung tertinggi di dunia yaitu Burj Khalifa.
4. Kuwait $55,300
Negara ini terletak di sebelah Arab, ya otomatis punya banyak minyak juga. Negara ini masuk ke 5 negara penghasil minyak terbesar di dunia. Bahkan saking  terlalu kayanya, negara ini tidak mengenakan pajak ke penduduknya.
3. Norway $ 55,600
Negara ini ada di benua eropa tapi ga termasuk Eropa Union. Dari survey yang dilakukan, negara ini mempunyai living cost yang lebih besar 30% dari amerika
2. Qatar $ 75,900
Negara ini mendapat kemerdekaan pada tahun 1971 oleh Inggris. Pada awalnya negara ini miskin tapi taun 1940an, ditemukan tambang minyak. OKB dah negara ini. Negara ini lebih extrim lagi gan, selain ga ada pajak, banyak juga fasilitas umum yang digratisin sama pemerintah.
1. Luxemborg $ 80,800
Negara kecil yang cuman punya populasi kurang 500,000 dan termasuk 8 negara terkecil di dunia ini memang sebuah keajaiban. Panjangnya cuma 50 mil sedangkan lebarnya 30 mil. Ini baru namanya kecil2 cabe rawit.

Pemandangan Yang mengerihkan

eaglehawk neck 1Eaglehawk Neck pernah menjadi tempat yang mengerikan dimana tahanan disiksa dan diteror. Hari ini, adalah tempat tenang indah di mana alam telah hampir menghapus jejak sejarah yang buruk. Eaglehawk Neck pulau Tasman link ke daratan Semenanjung Tasmania di Australia.
Pulau ini dikenal dengan perkerasan ditutupi, fenomena alam yang jarang terjadi yang disebabkan oleh erosi. Fitur utama dari wilayah yang terkena sejenis erosi adalah batuan yang retak menjadi empat persegi panjang biasa. Eaglehawk Neck adalah salah satu contoh yang paling karakteristik untuk jenis seperti erosi.
eaglehawk neck 2
Seperti yang kita katakan sebelumnya, pada paruh pertama abad ke-19, tempat ini host penjara di Port Arthur. Hal ini terkenal dengan garis-garis yang disebut anjing yang dibuat di leher untuk mencegah melarikan diri tahanan mencapai laut.
Pelabuhan Atrhur penjara dikenal sebagai salah satu penjara paling disimpan dalam waktu itu dan hanya beberapa tahanan berhasil melarikan diri. Salah satu dari mereka yang berhasil melarikan diri dari penjara ini adalah Martin Kas yang menjadi terkenal dengan dua kali melarikan diri dari penjara. penjara yang sekarang menjadi museum ulang dan ini adalah salah satu lokasi wisata paling banyak dikunjungi di Australia.
Suara buruk tempat ini telah baru-baru ini diperbarui pada tahun 1996. ketika pembunuhan massal yang mengerikan terjadi di sana, namun, masih tetap tujuan wisata yang indah.
From : Terselubung
Burung Merak Putih
terselubung.blogspot.com
terselubung.blogspot.comAnda pasti berpikir, apalah istimewanya burung merak. Mungkin anda sudah terbiasa melihat burung merak yang warna warni, akan tetapi burung merak warna putih ini termasuk jenis langka dan tidak banyak di jumpai di dunia ini, biasanya bisa dijumpai di kebun binatang.
Beberapa tempat dimana anda bisa melihat burung merak putih diantaranya adalah Palm Beach, Florida, Amerika dan Zoologico Ncaional de, Nicaragua. Ayo, siapa yang berminat untuk memelihara burung merak ini di rumah barunya.
Kelakuan Buruk Mulai Menhebohkan Dunia
fotoTEMPO InteraktifLondon – Para pengguna kereta bawah tanah di London dikejutkan dengan penampilan dua pria dan dua wanita yang melenggang bugil di tengah keramaian pada pagi hari. Mereka hanya menggunakan sepatu dan menutupi kelamin mereka dengan tas seakan hendak berangkat kerja.
Keempat orang tanpa busana ini bertingkah laku seperti tidak ada apa-apa. Padahal, orang-orang di dalam kereta maupun di stasiun memelototi mereka dengan penuh tanda tanya.
Dua pria dan dua wanita yang tampil telanjang tersebut sedang mempromosikan serial televisi baru di Virgin TV, The Naked Office. Acara ini menampilkan para pekerja yang bergelut untuk mengubah keberuntungan mereka di pekerjaan.
Acara dengan enam seri ini menyelidiki apakah bekerja tanpa busana bisa membuat para pekerja melucuti hambatan hubungan kerja mereka sehingga meningkatkan produktivitas dan menebarkan nilai-nilai positif.
Ahli perubahan perilaku, Steven Suphi, mengatakan ada keuntungan dari ide tersebut. “Bagi kebanyakan orang di Inggris, pergi bekerja tanpa busana adalah sesuatu yang sangat menakutkan,” ujar Suphi.
“Saya yakin proses ekstrem ini akan membantu mereka menembus hambatan-hambatan yang mereka miliki dan membangun tim yang solid yang mempercayai rekan kerja lain sehingga bisa ikut bekerja tanpa busana,” lanjut Suphi.
PERADABAN SUKU ANAK DALAM JAMBI ( SUKU KUBU )

Suku Kubu atau juga dikenal dengan Suku Anak Dalam atau Orang Rimba adalah salah satu suku bangsa minoritas yang hidup di Pulau Sumatera, tepatnya di Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan. Mereka mayoritas hidup di propinsi Jambi, dengan perkiraan jumlah populasi sekitar 200.000 orang. Mereka hidup secara nomaden dan mendasarkan hidupnya pada berburu dan meramu, walaupun banyak dari mereka sekarang telah memiliki lahan karet dan pertanian lainnya. Suku Kubu di Jambi pada umumnya bermukim di daerah pedesaan dengan pola yang mengelompok. 


Pemukiman penduduk suku Kubu 

Kehidupan mereka sangat sederhana dan bahkan ada juga yang sudah modern,mereka bisa beli motor,tanah dan lain lain,merekapun masih pindah-pindah tempat.Di Jambi yakni di daerah Trans (Bangko)begitu banyak suku anak dalam mereka buat rumah-rumah untuk tempat tinggal.Mereka makan dari hasil berburu,ada juga yang makan nasi seperti kita yang modern ini.

Dari hasil buruannya itu dikuliti lalu kulitnya dijemur untuk dijual seperti kulit harimau dan macan sedangkan dagingya buat makan mereka.
Bila musim hujan datang mereka akan pindah tempat atau daerah padahal suku anak dalam tersebut begitu tahan dari terik matahari dan hujan,namun karena popularitas hewan buruan sudah berkurang maka akhirnya mereka harus pindah.

















TAIWAN DESTINATION
On behalf of the organizing committee of ICASSP 2009 and the IEEE Signal Processing Society, I am delighted to welcome you to join us at the 34th IEEE International Conference on Acoustics, Speech and Signal Processing (ICASSP), which will be held at the Taipei International Convention Center in Taipei, Taiwan, April 19-24, 2009. The ICASSP meeting is the world’s largest and most comprehensive technical conference focused on signal processing and its applications. The conference will feature world-class speakers, exhibits, and over 140 lecture and poster sessions.
It is apparent that the frontiers of science as well as various new technologies have created a completely new horizon of signal processing. The ICASSP 2009 theme is hence “Signals over the Horizon.” It is our hope that signals about such frontiers and new technologies and beyond will be transmitted from the conference and received all over the world.
This will be the second ICASSP held physically in Asia after the first one, ICASSP 1986 in Tokyo. ICASSP 2003 was originally to be held in Hong Kong, but was unfortunately canceled due to the SARS scare, resulting instead in a virtual conference. We are pleased that ICASSP is coming back physically to the region after 23 years, and treasure this extraordinary opportunity to host ICASSP 2009 in Taipei. This will no doubt be one of the most notable national events in Taiwan for years. We would like to take this opportunity to invite you to experience the modern, oriental metropolis of Taipei with Taiwanese-style hospitality. We are sure you will find this conference to be an excellent forum for innovative and technical discussions, and a natural environment for extending friendship and fellowship.
The Asia-Pacific region has emerged as a significant force driving the future in terms of technology development and innovations, global market and economics, as well as culture development. The world has witnessed the evolution of this region over the past few decades. It is an area full of diversity and excitement, and Taiwan is the pivotal location of this region.
Taiwan
Taiwan
Formerly called “Formosa”—the “beautiful island”—by the Europeans, the island of Taiwan is located in the Pacific Ocean off the southeast coast of China, from which it is separated by the Taiwan Strait. Taiwan has a dense population of over 23 million people, and is endowed with a wide variety of breathtaking natural scenery, from the sublime marble cliffs of Taroko Gorge to the coral reefs and beaches of Kenting. Taiwan is full of beautiful mountains, with more than 100 peaks above 3,000 meters. Classical Chinese culture is faithfully preserved in Taiwan, and traditional Chinese flavor flourishes everywhere. Historically, Taiwan has always been a melting pot of cultures, including those of Europe, Japan, and America, and the influences of these cultures have naturally fused with the island's aboriginal cultures.
The people of Taiwan have made it a national goal to construct a green silicon island, promoting the development of information and electronics technologies as well as industry, while preserving the island's beautiful natural resources. Established as an IT industry stronghold since the 90's, Taiwan ranked among the world's top 4 suppliers of information products in 2002. Today, Taiwan hosts the world's largest suppliers of notebook PCs, motherboards, and liquid crystal display (LCD) monitors. Taiwan's eight major IT products also include desktop PCs, servers, digital still cameras (DSCs), optical disk drives, and color display tube (CDT) monitors. More than 83% of Taiwan's households have computers. Internet users number about 75% of the island's population, while the mobile phone penetration rate reaches over 99%.
Taipei, located in northern Taiwan, covers 270 square kilometers, with a population of 2.6 million people. It is the largest city in Taiwan. In addition to the friendly, hospitable nature of its inhabitants, the rich cultural heritage and the high level of development have made Taipei a cosmopolitan city that brings together the traditional and the new. The National Palace Museum houses the world's finest collection of Chinese arts and crafts, and Taipei's beautiful temples are the setting for colorful folk festivals. The city is also the Chinese cuisine capital of the world. Visitors can enjoy the best of regional specialties from all parts of China; they may try a different cuisine for each meal during their stay in Taipei, and find each meal unforgettably exquisite. Taipei also boasts bustling night markets, areas of spectacular natural beauty, streets lined with shops selling brand-name products, and numerous international hotels. Taipei can meet all of the needs of people coming from all parts of the world, whether food, accommodations, entertainment, or meeting environments.
TaiwanTaiwan
Taiwan
Taiwan
Taiwan
The conventional Technical Program of ICASSP 2009 has been ably coordinated by our Technical Program co-chairs, Professors Liang-Gee Chen of National Taiwan University and James R. Glass of MIT. Paper review was handled by the 13 Technical Committees of the IEEE Signal Processing Society with a rigorous review process. A total of 144 lecture and poster sessions was organized. Two additional Show & Tell sessions including demos featuring latest results of signal processing systems were also organized.
The program also includes a very strong tutorial program of 17 tutorials covering a wide range of balanced topics selected by a committee chaired by our Tutorial chair, Professor Tsuhan Chen of Carnegie Mellon

In addition, we are experimenting an initiative by creating a new embedded program component, called Thematic Symposium (TS), in order to cultivate more coherent technical activities, achieving more educational goal, and enhance interdisciplinary interaction at ICASSP. A Thematic Symposium (TS) is a grouping of multiple technical sessions (including regular lecture/poster sessions, special sessions, panels, tutorials, and keynote talks) that share a common technical theme. Related activities of a TS are carefully scheduled in a streamline fashion over 1 or 2 days so that a continuous momentum is established without interruption or schedule conflict. To make the technical subjects of a TS more accessible to general audience, a new session exclusively dedicated to overview talks are also added to each TS, referred to as an overview talk session. Such overview talks are given by experts of the field and experienced speakers, with a specific objective to introduce emerging knowledge from the TS area to broader audience so that cross-disciplinary collaboration can be fertilized. Every overview talk is synchronized with two regular lecture presentations. Therefore, the goal of TS is two-fold: (1) adding multiple coherent threads to the overall program and (2) bridging the discipline gaps by introducing the new overview talk sessions. With the strong support from the 13 technical

In addition, we made a special arrangement of video recording the presentations of plenary talks, special sessions and overview talks, upon the consent of the speakers and authors. These will be made available for online access by conference attendants within three weeks of the conference. In this way we hope people may be able to listen to talks they have to miss during the conference sessions, and listen to some talks the second time when they find it helpful.
We hope all these programs will make ICASSP 2009 not only the perfect occasion to exchange knowledge and experience, but also an outpouring of creativity and productivity.
Taiwan
The conference will be held at the Taipei International Convention Center (TICC). TICC is located at the center of Taipei city, just one block from the Taipei 101, which remains the highest building in the world through 2008: a bird’s-eye view of the entire city from the top floor of the skyscraper is an extraordinary experience. While the Grand Hyatt Taipei, located adjacent to TICC, will be the conference hotel, enough rooms in several other hotels at different price levels have also been reserved for the conference; round-trip, free shuttles will be provided for participants staying in these other hotels.
Taiwan
Taiwan
TaiwanTaiwan
Please make sure to join us for the Welcome Reception on the evening of April 20th in the Grand Ballroom of the Grand Hyatt Taipei, and for the Banquet at the Golden Dragon Grand Ballroom of the Grand Hotel on the evening of the 22nd. In both cases not only will you enjoy “real” Chinese food, but the culture programs will be exceptional and unique: please make sure to have your cameras ready. In particular, the Grand Hotel, in which the banquet will be held, is another of Taipei's magnificent landmarks: its traditional palace-style architecture and impressive lobby are unparalleled.
Taipei is a paradise for gourmets. A gourmet’s map will be provided to help plan a different style for each meal, if so desired. Several sightseeing tours will also be offered; these can be reserved either in advance via the Internet, or on-site at the convention center. In particular, the half-day tour to the National Palace Museum to see the thousands of traditional Chinese treasures and the one-day tour to the Taroko Gorge National Park to see the 20 kilometers of marble cliffs are highly recommended. These are truly world-class, unique sites.
Taiwan
Taiwan
Taiwan
Finally, I would like to take this opportunity to thank all of our organizing committee members and all of our colleagues in the Conference Board of the Signal Processing Society for their support, help, and effort to realize this conference. Special thanks go to all of the technical committee chairs, liaisons and representatives, the review organizers, and the many reviewers for their diligent effort in reviewing the submissions, selecting the papers, and organizing the sessions. We would also like to thank all of the speakers and authors. Special thanks also go to the many local volunteers, helpers, and supporters in Taiwan. The knowledge, experience, wisdom, innovation, and efforts of those mentioned above are indeed reflected in this conference. Thank you very much.
Japanis Of Busana

kimonos 1
Japan has always been a very colorful country with a lot of sophistication and elegance in its people. Well, apart from all these things one more thing that we admire about Japan is its traditional attire, Kimono. It has been a dress that has come a long way and people of Japan still wear it. Though the designs and prints have changed a lot but a Kimono bears a touch and resemblance to those made in the earlier times. If you want to don the Japanese fashion, then there could not be a better start than buying a Kimono, that gives you the feel of Japan and as well as make you look aristocratic and well- dressed. Have a look below for the different kind of Kimonos that are available nowadays and how to wear them in a perfect way. So, just pick the right style for yourself and get into a traditional yet very cool attire of Japan.

The Best Of Li Yuchun

The Hong Kong Film Awards Association has announced the nominations for the 29th Hong Kong Film Awards. Several dozen Mainland, Hong Kong and Taiwan stars starred BODYGUARDS AND ASSASSINS (SUP YUET WAI SING) received 19 nominations and became the focus. It also broke the past most nomination records made by Infernal Affairs with 16 nominations.
Among BODYGUARDS AND ASSSASSINS’ 19 nominations, it received two Best Supporting Actor, two Best Supporting Actress and two Best New Performer nominations. Executive producer and producer Chan Ho Sun was pleased and expressed his feeling with a line from the film. He said, “I am very happy, this can be considered as ‘for the fortune of winning an award, we have to experience the pain of nomination. This pain is mutual destruction!’”
Li Yuchun received Best New Performer and Best Supporting Actress nominations. Her BODYGUARDS AND ASSASSINS theme song POWDER (FEN MO) was also nominated for Best Original Film Song. It can rarely be seen in Hong Kong Film Awards history that a newcoming actress can receive two nominations. The only exception is Tony Leung Ka Fai, who were nominated with and finally won the two awards. The producer of BODYGUARDS AND ASSASSINS Peter Chan also wished that Li Yuchun could make this record again.


The 29th Hong Kong Film Awards Nomination List


The Hong Kong Film Awards will be held on April 18, 2010 Best Film
1. Bodyguards And Assassins (十月圍城)
2. Red Cliff II (赤壁 決戰天下)
3. Overhead (竊聽風雲)
4. Shinjuku Incident (新宿事件)
5. KJ Music and Life (音樂人生)
Best Director
1. Teddy Chan – Bodyguards And Assassins (十月圍城)
2. Ann Hui – The Way We Are (天水圍的日與夜)
3. John Woo – Red Cliff II (赤壁 決戰天下)
4. Derek Lee – Shinjuku Incident (新宿事件)
5. Alan Mak & Felix Chong – Overhead (竊聽風雲)
Best Actor
1. Wang Xuequ – Bodyguards And Assassins (十月圍城)
2. Simon Yam – The Way We Are (天水圍的日與夜)
3. Aaron Kwok – Murderer (殺人犯)
4. Simon Yam – Echoes Of The Rainbow (歲月神偷)
5. Sean Lau – Overhead (竊聽風雲)
Best Actress
1. Zhang Jingchu – The Way We Are (天水圍的日與夜)
2. Kara Hui – At The End of Daybreak (心魔)
3. Vicki Zhao – Mulan (花木蘭)
4. ShuQi – Looking For A Star (游龍戲鳳)
5. Sandra Ng – Echoes Of The Rainbow (歲月神偷)
Best Supporting Actor
1. Leung Ka Fai – Bodyguards And Assassins (十月圍城)
2. Nicholas Tse – Bodyguards And Assassins (十月圍城)
3. Chang Chen – Red Cliff II (赤壁 決戰天下)
4. Feng Tsui Fan – Accident (意外)
5. Alex Fong – Overhead (竊聽風雲)
Best Supporting Actress
1. Li Yuchun – Bodyguards And Assassins (十月圍城)
2. Fan Bingbing – Bodyguards And Assassins (十月圍城)
3. Vicki Zhao – Red Cliff II (赤壁 決戰天下)
4. Denise Ho – Look For A Star (游龍戲鳳)
5. Michelle Ye – Accident (意外)
Best New Performer
1. Li Yuchun – Bodyguards And Assassins (十月圍城)
2. Wang Po Chieh – Bodyguards And Assassins (十月圍城)
3. Zhu Xuan – Prince of Tears (淚王子)
4. Aarif Lee – Echoes Of The Rainbow (歲月神偷)
5. Chung Shiuto – Echoes Of The Rainbow (歲月神偷)
Best Cinematography
1. Arthur Wong – Bodyguards And Assassins (十月圍城)
2. Anthony Pun – Empire of Silver (白銀帝國)
3. Lu Yue & Zhang Li – Red Cliff II (赤壁 決戰天下)
4. Chin Tingchang – Prince of Tears (淚王子)
5. Nobuyasu Kita – Shinjuku Incident (新宿事件)
Best Film Editing
1. Derek Hui & Wong Hoi – Bodyguards And Assassins (十月圍城)
2. David Wu, Angie Lam & Yang Hong Yu – Red Cliff II (赤壁 決戰天下)
3. Cheung King Wai – KJ Music and Life (音樂人生)
4. David Richardson – Accident (意外)
5. Kong Chileung & Chan Chiwai – Overheard (竊聽風雲)
Best Art Direction
1. Ken Mak – Bodyguards And Assassins (十月圍城)
2. Yee Chung Man (Production Design), Chang Chiping, Christina Yao (Art Directors) – Empire Of Silver (白銀帝國)
3. Tim Yip – Red Cliff II (赤壁 決戰天下)
4. Yee Chung Man & Lau Man Hung – The Storm Warriors (風雲II)
5. Yonfan & Andrew Wong – Prince of Tears (淚王子)
Best Costume & Make Up Design
1. Dora Ng Li Lo (Bodyguards And Assassins)
2. Yee Chung Man, Jessie Dai, Popeye Tam, Man Yung Ling – (Empire Of Silver)
3. Tim Yip – (Red Cliff II)
4. Yee Chung Man & Dora Ng (The Storm Warriors)
5. Yonfan & Eason Fung (Prince of Tears)
Best Action Choreography
1. Stephen Tung & Lee Tat Chiu (Bodyguards And Assassins)
2. Corey Yuen (Red Cliff II)
3. Ma Yu Sing (The Storm Warriors)
4. Chin Ka Lok (Shinjuku Incident)
5. Ku Huen Chiu (14 Blades)
Best Original Film Score
1. Chan Kwong Wing & Peter Kam Pui Tat (Bodyguards And Assassins)
2. Taro Iwashiro (Red Cliff)
3. Yu Yat Yiu (Prince Of Tears)
4. Lo Tayu (Vengeance)
5. Keiichi Tomita (Dance, Subaru!)
Best Original Film Song
1. 粉末 Powder (Bodyguards And Assassins)
作曲Composer:陳光榮Chan Kwong Wing
填詞Lyric:岑偉宗Chris Shum Wai Chung
主唱Sung by:李宇春Li Yuchun
2. 大江東去 River Of No Return (Red Cliff II)
作曲Composer:岩代太郎Taro Iwashiro
填詞Lyric:李焯雄Francis Lee
主唱Sung by:阿蘭alan
3. 木蘭情 Mulan Love (Mulan)
作曲Composer:李偲菘Li Shih Song
填詞Lyric:易家揚Yee Kar Yeung
主唱Sung by:孫燕姿 Stefanie Sun
4. 麥兜响噹噹 Mcdull, Kungfu Ding Ding Dong (Mcdull, Kungfu Ding Ding Dong)
作曲Composer:The Pancakes
填詞Lyric:謝立文Brian Tse、The Pancakes
主唱Sung by:The Pancakes
5. 歲月輕狂 Echoes Of The Rainbow
(歲月神偷Echoes Of The Rainbow)
作曲Composer:盧冠廷Lowell Lo
填詞Lyric:羅啟銳Alex Law Kai Yui
主唱Sung by:李治廷Aarif Lee
Best Sound Design
1. Kinson Tsang & George Lee (Bodyguards And Assassins)
2. Steve Burgess & Wu Jiang (Red Cliff II)
3. Cheung King Wai & Hidemi Gojo (KJ Music and Life)
4. Ken Wong, Phyllis Cheng & Lam Siu Yu (The Storm Warriors)
5. Ken Wong & Phyllis Cheng (14 Blades – 錦衣衛)
Best Visual Effects
1. Ng Yuen Fai, Chas Chau, Joe Tam& Yung Kwok Yin (Bodyguards And Assassins)
2.Teddy Mak, Ken Law & Mary Ng Sze Sze (Written By – 再生號))
3. Craig Hayes (Red Cliff II)
4. Ng Yuen Fai, Chas Chau & Tam Kai Kwan (The Storm Warriors)
5. Cecil Cheng & Don Ma (Kungfu Cyborg : Metallic Attraction – 機器俠))
Best New Director
1. Philip Yung – Glamorous Youth (明媚時光)
2. Cheung King Wai – KJ Music and Life
3. Roy Chow – Murderer
Best Asian Film
1. City Of Life And Death – 南京!南京!
2. The Founding Of A Republic – 建國大業
3. The Message – 風聲
4. Ponyo On The Cliff By The Sea – 崖上的波兒
5. Departures – 禮儀師之奏鳴曲

Panorama Laut Dan Kepopularitasan Ecosistem Yang Ada

Banyak orang menyebut negaranya sebagai negara perairan, orang Indonesia punya banyak sebutan unik untuk Tanah Airnya. Mulai dari Daratan dan lautan bersatu membentuk negara besar di garis katulistiwa. Namun sayang, nampaknya  kita sebagai bangsa sekarang hanya sibuk berbenah diri di darat. Jalan tol terus dibangun,  berbagai jenis kendaraan menghujani jalan-jalan Protokol di Ibukota dan jalan jalan besar yang ada.

Bagaimana dengan kelautan kita? Laut nampaknya masih diabaikan. Padahal, sejarah telah mencatat, kita pernah punya kerajaan besar seperti Sriwijaya, yang begitu perkasa di laut. Di beberapa daerah, masyarakatpun masih punya tradisi turun temurun melaut, bersahabat dengan ombak.
Jika daratan punya ikon mobil, laut juga punya ikon kendaraan: perahu atau kapal.Aku merasa beruntung menyaksikan pantai sekaligus melihat perahu atau kapal, baik yang sedang berlabuh ataupun berlayar. Bagiku, ini juga menjadi semacam renungan bahwa kapal dan perahu punya arti penting bagi Indonesia. Inilah beberapa di antaranya yang berhasil diabadikan.
Pinisi Berlabuh di Pelabuhan Labuan Bajo, Manggarai, Flores
 Saat Berlabuh di Pelabuhan Labuan Bajo, Manggarai, Flores

 Pantai begitu indah bila dipandang dari kejauhan,namun tidak pernah ada pemerhati tehadap bahari indonesia.Kurangnya kepedulian membuat para nelayan lesuh dan bimbang mengenai kelautan kita,sedangkan para pelaut mengharapkan kepedulian tersebut apalagi orang orang hidupnya tinggal di pedalaman dan hidupnya dari nelayan atau mencari ikan untuk ditukarkan dengan kebutuhan pokok sehari hari.


Kapal Berlabuh Saat Senja di Losari, Makassar
Kapal Berlabuh Saat Senja di Losari, Makassar
Duduk di Bawah Naungan Layar Pinisi, Labuan Bajo, Flores
Inilah Nasib Para Nelayan Labuan Bajo, Flores
Tenang Mendayung Menuju Salah Satu Pantai Flores
 Tenang Mendayung Menuju Salah Satu Pantai Flores

Bapak satu ini yang sedang mendayung sampan ke tengah laut untuk menangkap ikan untuk makan sehari hari,dari hasil tangkapannya sebagian dimakan dan sebagian pula dijual atau ditukarkan dengan beras dan lain lain sebagainya.

Seorang Sahabat Berpose di Pinisi, Labuan Bajo, Flores
Seorang  Berpose di Atas Phinisi, Labuan Bajo, Flores
Deretan Kapal Kecil Berlabuh di Teluk Mandar, Balikpapan
Deretan Kapal Kecil Berlabuh di Teluk Mandar, Balikpapan
Speed Boat Siap Membawa Penumpang, Nusa Dua, Bali
Speed Boat Siap Membawa Penumpang, Nusa Dua, Bali
Aktivitas di Atas Phinisi, Labuan Bajo, Flores
Aktivitas di Atas Phinisi, Labuan Bajo, Flores
Perahu Mengangkut Wisatawan di Perairan Lombok
Perahu  Wisatawan di Perairan Lombok
Menurunkan Muatan dari Perahu, Flores Barat
Menurunkan Muatan dari Perahu, Flores Barat
Kapal Berlayar Menjelang Senja, Losari, Makassar
Kapal Berlayar Menjelang Senja, Losari, Makassar

KISAH SEORANG BIDADARI DAN SIGEMBALA SAPI

 Mereka dengan tentram hidup dan damai sampai sang bidadari dijemput para ratu ratu dari kayangan.

Menurut legenda, pada malam hari ketujuh di bulan ketujuh dalam kalender Tiongkok, Si pengembala sapi Niu Lang dan Bidadari Kayangan akan bertemu di galaksi Bima Sakti melewati jembatan yang dibentuk oleh burung-burung walet. Mereka hanya sekali setahun bertemu. Kisah ini telah lama beredar diberbagai kalangan masyarakat Tiongkok.
Bidadari adalah putri bungsu Raja Kayangan, dia terampil menenun berbagai pola yang indah dan pandai mewarnai. Bila Anda melihat langit terang benderang dan terdapat tujuh warna pelangi, itu pasti berasal dari tangan-tangan terampil Bidadari tersebut.
Niu Lang adalah seorang pengembala sapi yang dilahirkan dalam sebuah keluarga miskin di selatan Tiongkok. Orangtuanya meninggal saat ia masih muda, dan tumbuh dewasa dengan berbagai kesulitan. Dia tinggal sendirian dan memelihara sapi untuk mencari nafkah. Dia jujur, baik dan rajin, tapi karena miskin, ia belum menemukan seorang perempuan yang mau diajak menikah.
Suatu hari, ketika mengembala sapi di padang rumput, Niu Lang melihat sembilan bidadari kayangan turun ke tepi sungai. Sambil bersembunyi di balik pohon dia mengawasi para bidadari tersebut. Para bidadari melepaskan pakaian warna-warni mereka, meletakkanya di tepi sungai, dan mulai bermain di air. Niu Lang terpana pada kecantikan mereka, terutama pada bidadari yang paling muda, matanya melihat tanpa berkedip.
Seekor sapi yang ia pelihara selama bertahun-tahun, tiba-tiba berbicara dengannya dan berkata, “Dia adalah Bidadari Kayangan. Jika Anda menyembunyikan pakaiannya, dia tidak dapat kembali, ia tetap disini dan akan menikah dengan Anda. ” Mendengar itu Niu Lang bergegas mengambil dan menyembunyikan pakaian Bidadari tersebut.
Beberapa saat kemudian, ketika para bidadari selesai mandi dan bersiap pergi, Bidadari paling muda tertinggal di belakang. Dia mencari pakaiannya tapi tidak berhasil menemukanya, dia bingung dan akhirnya tidak dapat kembali ke kayangan. Waktu untuk kembali ke kayangan telah berlalu, Niu Lang kemudian muncul dari balik pohon dan dia menyerahkan pakaian milik bidadari tersebut.
Niu Lang mengajak bidadari menikah dengannya. Walaupun tidak senang karena telah 
meyembunyikan pakaian, ia melihat bahwa Niu Lang seorang pria yang baik, jadi dia setuju untuk menikah dengannya.
Niu Lang dan Bidadari menjalani hidup bahagia. Mereka saling mencintai dan 
menghormati, dan mereka berdua bekerja keras. Bidadari berbaik hati dengan 
mengubah rumah sederhana Niu Lang menjadi rumah yang indah dan penuh dengan kehangatan
Dua tahun cepat berlalu, Bidadari telah melahirkan dua anak, laki-laki dan perempuan.
Waktu dua tahun di bumi, di khayangan hanyalah sebentar. Begitu para bidadari lainya kembali ke kayangan, Raja Kayangan menemukan putri bungsunya telah hilang. Dia melihat putrinya telah menikah dengan seorang manusia di bumi. Dia marah, dan meminta Ratu Kayangan memimpin tentara kayangan membawa putri bungsunya kembali.
Di bumi, langit tiba-tiba menjadi gelap dan angin mulai menderu. Sesaat kemudian, tentara kayangan muncul dan mengambil Bidadari.
Walaupun sudah mengira hari ini akan datang, Niu Lang tetap terkejut, dan ia menjadi putus asa. Menempatkan masing-masing anaknya dalam keranjang dan membawa kedua keranjang dengan tongkat panjang, Niu Lang berlari setelah tahu ada pasukan yang mengambil istrinya, Dia mencoba untuk meraih istrinya. Para tentara harus membawa Bidadari naik ke kayangan, Niu Lang menemukan dirinya naik dengan mereka. Dia hendak maju tapi jarak antara dia dan istrinya telah dibatasi.
Setelah kejadian itu, Ratu Kayangan melemparkan jepit rambut emas ke arah 
Niu Lang. Jepit itu dengan cepat tiba-tiba berubah menjadi sebuah sungai, memisahkan Niu Lang dan istrinya. Sungai ini kemudian disebut sebagai Bima Sakti.
Niu Lang dan istrinya saling memandang dengan bergelimang air mata, mereka ingin sekali tetap bersatu. Tergerak oleh cinta mereka yang tulus, burung-burung walet membentuk sebuah jembatan di atas sungai kayangan.
Ratu Kayangan  melihat Bidadari dan Niu Lang saling mencintai. Ia membiarkan mereka untuk bertemu setahun sekali, di malam ketika mereka dipisahkan yaitu pada hari ketujuh di bulan ketujuh.
Saat malam, pada hari ketujuh di bulan ketujuh, Anda akan menemukan sangat 
banyak burung-burung walet, karena mereka naik untuk membentuk jembatan kayangan. Jika angin tenang, Anda mendengarkan dengan cermat, mungkin suara niu lang yang sedang bernyanyi,karena ingin bertemu dengan bidadari kekasih hatinya.